Break Up – Blessing in Disguise

What does come into your mind when you hear the word “break up”?
Do you feel a sudden sadness, madness, disappoinment?
It is very normal for us to feel unhappy about “break up”.

To feel sad because the bond we used to have is now broken. The laughs, the good times, is now gone forever.

Everything we had shared, is just a memory.
It’s okay and normal to feel angry, mad, betrayed if the person we used to love is having his/her own path with his/her new lover.
For some moment of times, we trembled and feel like this is the end of our world.

Tapi kalo mau disadari….. Sebenernya ngga ada yang namanya putus itu tiba-tiba.
Kita semua punya feeling dan firasat yang kuat kok.

Pasti ada saatnya kita merasa pasangan mulai berubah.

Perlakuannya aneh.

Gerak-geriknya aneh.

Kok udah semakin dingin..
Tinggal kita yang mau kayak “ini mungkin cm firasat” dan berusaha jalan kayak semua baik-baik aja, atau cari tau kebenarannya.
Ngga mungkin kan hari ini jam 9 masih bilang “i love you” lalu jam 9.15 bilang “kita putus”.

Pasti ada ketidakcocokan atau kejanggalan yang uda lama juga 😊
Lalu kenapa aku bilang putus itu blessing in disguise?
Putus emang sakit, tapi kalo ngga cocoknya udah lama. 

Perasaan kuatirnya udah lama..

Perubahan sifat dan sikapnya udah lama…

Rasa sakit dan sedih uda lama..

This is really a good time to start a new chapter kan 😊
Kelihatannya menyakitkan.

Yang dulu selalu bareng, ada dating, ada anniversary, bisa curhat telponan, hp bunyi melulu… Sekarang kosong semua…

Tapi……

Ketika saatnya tiba, ini malah hal yang bagus.
Kamu yang selama ini ngga bisa bagi waktu maybe buat keluarga, sekolah ato temen, ato bahkan untuk diri sendiri, sekarang time to reconcile! Deket sama keluarga…

Ngejar mimpi dan hal-hal yang kamu suka yang mungkin sempet terhalang sama pacar.
Aku juga berapa kali putus juga sedih.

Cuman I always make sure setelah putus, hidup aku bukan makin sedih.

Tapi makin berwarna dan makin naik ❤️✨

Malu dong masih stuck melulu sedangkan si doi udah ngga peduli dan bahagia sendiri.
Jadi emang ada masanya berduka abis putus, abis itu harus segera bangkit.

There’s no such thing kayak “tips & tricks”.
Itu semua tergantung diri kita sendiri mau secepat apa bangkit, mau berapa lama mellow, mau segiat dan segigih apa buat cari kesibukan dan jalan sama temen aja biar melupakan dia.

Mau nangisin dan merasa diri paling hopeless berapa lama..
Mau seberapa cool ngadepin mantan yang mungkin sesekali nyapa kita lagi…
Dan sejauh ini aku ngga pernah bilang “aku menyesal udah putus sama dia”.

NO!

Bahkan selalu bilang “gilaaaaa aku si praise God banget putus! Kenapa ngga dari dulu aja ya hahahaha…”
Hiduplah sebahagia mungkin ❤️
Bahagianya ngga diliat dari siapa yang duluan punya gandengan kok.

Tapi dari siapa yang live to the fullest aja.

U cannot fake a smile.

Mau bilang “i smile tho i hurt” juga orang liat dan merasakan kok senyum kamu itu happy, tulus, sakit, nyinyir, atau apa 😊
So rise and shine!

Jangan stuck lama-lama dan sedih lama-lama.

Saatnya bangun.

Cerita indah sedang menanti.

And it’s really a blessing you can breakfree dari sesuatu yang holding you back. Yang ngga bener-bener sayang dan mengutamakan kamu.
It’s a blessing karena ini waktunya seseorang yang jauh lebih baik bisa mengisi hari-hari kamu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s